Langsung ke konten utama

Postingan

Santi (3): Gosip

baca sebelumnya http://dodelias.blogspot.com/2012/09/santi-curhat.html Semakin hari minggu bulan gosip beredar tidak jelas saja soal Santi. Ada yang bilang budhenya sudah mulai kasar dengan gadis kecil itu, dibentak-bentak sampai tetangga sekitar terganggu. Karna seringnya dibentak dengan suara yang menggelegar, tetangga terdekatnya yang sedang sakit jantung sering kumat bahkan pernah opnam di Rumah Sakit beberapa hari. Ada lagi katanya Santi itu anak pembangkang, belum gosip soal Santi dipukuli dan jarang diberi makan oleh budhenya itu. Katanya ibuku dicurhati sama tetangga sebelah, mengenai bentakan-bentakan yang dilontarkan ke Santi itu benar adanya. Tiap mendengarnya, salah satu jantung keluarganya itu dag dig dug tidak karuhan. Antara sedih dan tak bisa berbuat apa-apa. Memang benar budhenya itu terkenal temperamen. Jika suaminya di rumah saja hanya membisu melihat istrinya yang sering berulah. Aku pernah melihat secara langsung sikap temperamennya. Waktu itu aku sedang jaja...

Rendah Hati

Anak ini ditakdirkan menjadi seorang yang pandai, beruntung dan berbakat. Apa yang dia pelajarinya, pasti bisa ditangani dengan baik. Nyaris sempurna. "Semua ujian sudah kau libas dengan baik nak. Selamat ya." "Nilaimu bagus. Perjuangkan ya nak." "Wah, kamu beruntung lagi nak. Selamat." Setelah dewasa, "Jadi mantu ku gimana nak?" Tidak sedikit pujian yang didapat dimanapun ia berdiri. Proses adaptasi yang bagus membantunya berinteraksi dengan lingkungan. Hampir tak ada cacat. Satu pelajaran penting disini, rendah hati. Seseorang yang memiliki kemampuan dan potensi besar untuk berkembang maju, apalagi populer dan memiliki paras yang menawan, pasti dihinggapi rasa bangga. Yang harus diwaspadai ketika rasa bangga menjadi berlebih bahkan hampir ke sifat sombong. Ini yang menjadi catatan penting. Bagaimana mengontrol pikiran dan hati agar bisa rendah hati dan tak merendahkan yang lain. Belajarlah ilmu padi. Rendah hati lah. (hanya sebuah notes ringa...

Pagi

Pagi tak pernah bosan menyambutku Pagi yang terkadang menyengat Pagi yang terkadang dingin Pagi yang terkadang berlalu tanpa menggubrisku Pagi yang membuatku tenang hingga membawaku terlelap lagi Pagi yang akhir-akhir ini terasa sangat cepat dilalui terkadang membuatku takut Pagi yang aku lewati begitu saja, sering membuatku sedih Pagi yang pernah menemani menitihkan keluh kesahku Pagi yang pernah membuatku sangat sedih Pagi yang pernah membuatku sangat bahagia Pagi selalu menemaniku Pagi… Terimakasih

Knowing Every Particular Object

Salah satu cara mengisi waktu di kosan ketika pikiran sedang buntu adalah KEPO. Banyak orang yang mengatakan "KEPO" tanpa tahu darimana awal kata ini berasal. KEPO adalah singkatan dari Knowing Every Particular Object . Rasa keingintahuan lah yang mendasari melakukan KEPO. Dalam dunia social media, KEPO yang biasa dilakukan yakni dengan mengintip berita-berita terupdate sampai berita lampau dari sebuah objek. Adik, kakak, teman, keponakan, artis, pejabat sampai presiden pun bisa diketahui dengan sekali klik saja. Teknologi sudah semakin canggih, media sosial sudah banyak ragamnya. Informasi yang dicari bisa dengan cepat didapat dan di akses di manapun kamu berada. Terkecuali daerah pedalaman tentunya. Sisi positif dan negatif KEPO adalah selain kamu mendapatkan informasi yang kamu inginkan, kamu juga bisa dilanda gundah gulana. Yang pernah aku rasakan ketika mulai KEPO adalah menyesal, iri, merasa bersalah, galau, kasihan, geregetan, jengkel, ingin nangis, ingin banting...

Catatan Di Jogja

Kami bertujuh, termasuk fotografer Sebelumnya: Dia Yang Selalu Tepat Waktu Satu jam kemudian kami sampai di Stasiun Tugu Yogyakarta. Keluar dari kereta, kami melangkah meninggalkan stasiun, menyeberang jalan yang padat kendaraan, panas-panasan dan segera menelusuri Malioboro disiang bolong . Belum ada setengah jalan kami sudah terengah-engah, kami beristirahat dibawah pohon yang rindang. Ada dua pengamen yang menghampiri kami, “Selamat menikmati kota Yogyakarta,” tutur mereka. Dua pengamen yang menyambut kami Setelah sedikit melemaskan otot dan menyantap makanan yang ada, kami melanjutkan jalan kaki yang cukup panjang. Kali ini menuju Benteng Vredeburg. Tawa bahagia kami seperti tak ada habisnya setelah lelah kerap kali melanda. Kami cukup lama menyusuri spot-spot yang ada di wisata Benteng Vredeburg ini. Setelah dirasa kenyang berfoto di Benteng, tujuan selanjutnya ke Taman Sari, Mbadil mencari informasi kesana-kemari. Akhirnya transportasi becak lah yang kami dipil...

Dia Yang Selalu Tepat Waktu

Sekarang ini malam jumat, tepat satu minggu yang lalu kami (aku, Nita, Noe, Mbadil, Ipeh, Bugil, dan Agum) merencanakan mengunjungi Jogja. Waktu itu kami menetapkan bahwa jam setengah enam pas kumpul di Stasiun Solo Balapan. Jarak kos menuju stasiun sekitar 15-20 menit. Malam itu sesegera mungkin aku berusaha untuk tidur lebih awal. Pagi pun menjelang. Suara kokok ayam member tanda sang fajar yang segera menampakkan pancaran sinarnya. Seusai menunaikan shalat subuh, aku memaksakan diri untuk mandi sepagi itu. Ada yang mencurigakan. Waktu sudah menunjukkan setengah lima pagi, tapi tak ada satupun dari enam orang yang setidaknya menghubungi atau berinisiatif membangunkan tidur yang lain. Apakah hari ini jadi? Benar hari ini kan? Aku dan dua orang diantara mereka sepakat untuk kumpul di boulevard UNS, sekitar jam lima aku memberanikan diri keluar kos sendirian. Aku berjalan menyusuri pagi yang masih sunyi.  Sembari menengok ke arah kanan - kiri - depan - belakang, aku mengi...

Missing Touring

Ada yang tahu apa nama Candi kecil ini? Kebiasaan kami sewaktu touring ketika menemukan view yang cukup apik adalah berfoto, sudah pasti. Kami anak organisasi doyan sekali yang namanya foto-foto, aku pun demikian. Selain sebagai kenangan, melihat foto dengan kilatnya kisah lampau yang sudah tertimbun dengan yang baru muncul di depan mata.   Touring yang sering kami lakukan menjadi pengalaman berharga bersama teman-teman tercinta. Terimakasih untuk semua petualangan yang telah terjadi. Tak sabar akan ada petualangan baru yang kelak bisa kita realisasikan bersama. Menjadi kenangan baru nantinya. Selamat Datang. Candi diatas adalah Candi tanda perbatasan Jawa Tengah dengan Jawa Timur. Merindukan touring lagi. Semoga segera.